Berharap. secangkir kopi panas diawal yg dingin ini bisa menghangatkan pagi berembun yg beku karena mentari yang seakan enggan menampakkan diri. Ah di mana kah dikau wahai sang surya? mengapa kau masih juga lelap dalam peraduanmu? walau embun ini kan juga cair oleh panasmu tapi ia kan tetap tersenyum menyambut hadirmu.
Dalam renungan seorang Di ambang sore nan layu Di simpang tiga titian Tamasya indah ku bisu Ke satu arah tertentu Kulepaskan pandangan ku Ke tempat janji bertemu Simpang tiga rumpun bambu Tiap sore ku nantikan Di simpang tiga titian Dengan debar kasih sayang Kata mesra pengharapan Entah apa sebabnya Tiada kabar berita Tujuh senja kunantikan Namun dikau datang (dewiyul)
Lelah (lilohusaini) bukan lah aku tak percaya lagi tapi derita karenamu tak bertepi siang malam kucoba fahami mencari pembenaran seperti mimpi berebut wacana berujung bencana menabur ide menemu oase sudah lah berhentilah aku menolak aku sudah muak kicauan itu bikin malu kalau bukan kamu tentulah aku celoteh gerah kalah marah sudahi saja semua rencana manfaat tak ada tak berguna pula sudahlah aku lelah aku menyerah kita pisah aku kalah 23 agustus 2017
senja itu saat temaram mulai menggayut di langitMu aku tepekur dalam renungan penuh sesal beribu jejak yang ku ukir tak jua meninggalkan bekas walau sekilas
Pulang Aku pulang Membawa sekeranjang rindu Rindu pada angin Rindu pada senja Rindu pada sore yang basah Rindu padamu Aku pulang Membawa segumpal harap Harap pada tawa Harap pada gurau Harap pada mu Aku pulang tuk menyapa angin tuk menyapa sore tuk menyapa cintamu aku pulang untukmu
Kamu adalah Aku (lilo husaini) Andaikan bisa menghapus air mata yang tak sempat tumpah dari mata bening itu Kalaulah bisa membagi senyum tuk imbangi senyum yang tawar Mengapa tak tumpahkan saja airmata agar bisa menghapusnya Mengapa tak hentikan saja senyum palsu itu agar bisa terlihat gurat duka di wajah Sudahlah Berhentilah jadi orang lain jadilah diri sendiri Karena menanti itu lelahkan jiwa Karena mencinta itu menerima apa adanya Karena kamu adalah aku Karena kita adalah satu Rasamu rasaku Dukamu dukaku Menjelang siang 18 Agustus 2017