Posts

Surat dari Aku

Dear Lilis, Lagi apa ? Sudahkah kamu bersyukur hari ini? Ayolah,  jangan murung! Kamu kelihatan lelah akhir akhir ini Ada apa? Adakah yang membuat kamu resah? Apa yang kamu sesalkan? Bukankah kamu sudah mendapatkan yang kamu inginkan. Suami yang baik. Taat beragama. Dialah imam kamu. Dia menghibur kamu disaat kamu bete. Mendengarkan kamu saat kamu mengeluh tentang apa.saja. Mau membantu pekerjaan rumah saat kamu lelah Walau kadang suka bikin jengkel. Dan geregetan. Juga mangkel. Tapi dia yang terbaik buat kamu. Kamu punya tiga orang anak yang baik,sehat, cantik, ganteng, cerdas.  Sholih dan Sholihah. Walau suka bikin emosi dengan tingkah polah nya. Tapi bersyukurlah Allah percayakan mereka untuk kamu didik. Ada banyak orang di luar sana yang mendambakan akan hadirnya anak-anak tapi Allah belum memberikan. Merekalah penyelamatmu di akhirat kelak. Kamu punya  rumah mungil  walau  masih setengah jadi tapi  ukup indah dan nyaman dengan bunga bunga...

Ikut Pramuka ya Ikut juga perkemahannya.

Ikut Pramuka gak seru kalau gak ikutan kemah. Masih ingetkan namanya Persami atau Perjusami Sepertinya dulu pas mau kemah ya kemah aja. Gak dilarang larang.  Kalau sekarang beda.  Anak ikut Pramuka emak senang juga, tapi pas anak izin mau kemah emaknya stress. "Bayangkan anak kelas 5 SD mau kemah. Anak perempuan lagi" jadi inget ungkapan seorang teman yang melarang anaknya ikut Pramuka. Apalagi kalau ada acara kemahnya. "No way" katanya. Duh, kita berbeda pola pikir Prem. Karena aku termasuk emak yang mensupport anaknya ikut Pramuka. Apalagi kalau mau kemah. Wah silahkan nak, emak dukung banget. Karena banyak hal positif dengan kegiatan Perkemahan dan Pramuka. Apalagi untuk anak SD, pemberian pemahaman akan Tri Satya dan Dasa Darma yang baik tentu akan membentuk kepribadian yang sangat baik. Apalagi di tunjang dengan praktek langsung pada saat perkemahan. Beberapa hal positif yang didapat saat berkemah diantaranya adalah, latihan Disiplin, kerjasama, mandiri, ...

Mengawinkan Kopi dan Buku di Hari Kunjung Perpustakan

Image
Mungkin terdengar aneh, tapi itulah yang kulakukan. Karena hobiku membaca perpustakaan adalah daerah tujuan wisata bagiku. Tapi seiring berjalannya waktu dan bergantinya status, hobi membaca mulai menurun apalagi berkunjung ke perpustakaan. Lalu timbulah mimpi untuk membuat semacam taman bacaan di rumah. Tapi bagaimana caranya sementara aku harus kerja. Waktu tidak mendukung. Kandas? Tidak . Masih berharap mimpi itu terwujud. Eh bagaimana dengan kopi? Jadi begini, suamiku orang Lampung, tepatnya dari Liwa Lampung Barat. Daerah penghasil kopi, kopi Robusta. Kopi yang sudah cukup terkenal bukan saja di Indonesia tapi juga dunia. Saat resign dari kerja. Dia memutuskan untuk menjual kopi bubuk. Kami membuat branding #kopimamakdayat. Alhamdulillah bisnis kopi berjalan lancar. Walaupun ada kendala disana sini . Namanya juga dagang. ... Sekitar pertengahan Agustus lalu aku melihat IG Perpusda, di situ ada pengumuman lomba lapak baca dalam rangka Hari Kunjung Perpustakaan. Ada...

Lapak Baca Mamak Dayat

Image
Karena hoby saya membaca jadi saya selalu tertarik dengan apa saja yang ada kaitannya dengan membaca, buku, dan segala pernak perniknya. Nah ketika Perpusda di kota saya mengadakan lomba lapak baca dalam rangka 'Hari Kunjung Perpustakaan,  saya sangat antusias untuk ikut serta meramaikannya. Tapi ternyata jadwalnya bersamaan dengan jadwal UTS di sekolah. Saya terancam batal untuk ikut serta. Galaulah saya.  Saya tawarkan pada teman saya untuk ikut, dia menolak. Padahal saya sudah menawarkan untuk menggunakan koleksi buku saya lo. Tapi ya sudahlah. Akhirnya saya bujuk suami saya untuk ikut. Awalnya dia ragu. Tapi saya bilang kalau tahun lalu anak saya eh anak kami, bersama teman temannya  ikut mewakili sekolah mereka dan menang. Dengan sedikit rayuan akhirnya dia mau. Walaupun target kami bukan menangnya. Kami hanya ingin membuka wawasan bahwa buku itu makanan yang enak dan nagih. Dan membaca itu wajib. Bukankah itu perintah Allah lewat firman-nya dalam Al Qu...

D I A

Image
aku cuma bisa terdiam memandang nanar pada sosok yang semakin mengecil lalu hilang di ujung senja ketika  rona saga meredup menyisakan tanya tentang dia yang tak pernah ada untukku  lalu . memori tentang ketakpastian, yang membuat gamang meronta  mencari jawab  tentang penantian  yang panjang dan melelahkan juga   tentang melepas yang tak ingin kulepas.   lalu apa makna dari  semua ini? 22/09/2019 lilohusaini #odopbatch 7 #bayarhutang

Sebuah Akhir

Aku tak ingin berbagi rasa Tidak juga yang lain Karena semua yang ada  Tak pernah ingin kujalin Untuk apa kau tanya lagi Apakah kau  tak yakin Aku tak lagi sendiri Bukan waktunya bermain Tak perlu merangkai cerita lagi Kalau akhirnya menyakiti Biarlah ia mati Tak perlu dinanti Aku harus pergi Biarlah semua jadi memori Jangan pernah disesali Mari kita sudahi #odopbatch7 #odopday14

Untuk kita

ini kali tak ada yang kunanti karena hati sudah mati sebab rasa tanpa arti pun sulit dimengerti dulu kita hanya berbincang tak pasti tenta asa yang yang tak jua jadi merekam jejak  mengukir cerita pada sebilah masa yang tak abadi lalu kemana langkah ku bawa jika kita tak jua sama dalam rasa   dan juga rencana kita layaknya dua kelana yang menanya tanpa jawab yang merana tanpa suara lalu senyap lilohusaini 19/092019 \#odopbatch7 #odopday9 #bayarhutang

REWANG

Rewang itu identik dengan hajatan, masak masak dan kerja bareng. BIasanya pas ada hajatan, baik pernikahan, sunatan, tasyakuran, arisan dan lain lain. Dimana tuan rumah memerlukan tenaga tambahan untuk bantu batu mengerjakan pekerjaan untuk persiapan dan lancarnya acara, Di daerah pedesaan tradisi rewang masih sering dilakukan. sedangkan di perkotaan sudah sangat jarang, karena sudah ada katering atau EO. Selain identik dengan hajatan, masak masak dan kerja bareng, rewang juga identik dengan ibu ibu. Karena pekerjaan yang paling sering dilakukan saat rewang adalah di bagian dapur, Walaupun ada juga sih pekerjaan yang dikerjakan bapak bapak dan muda mudi. Bagi ibu ibu yang tidak bekerja rewang mungkin tidak terlalu menggangu aktifitas mereka, Tapi tidak demikian dengan ibu ibu pekerja. Karena rewang terutama di daerah pedesaan bisa menyita banyak waktu. Rewang bisa dimulai beberapa hari sebelum hari H dan minimal 2 hari setelahnya. Bayangkan. Mau tidak rewang, ya tidak mungkinlah....

Menulis vs Membaca Bagiku

Aku suka sekali membaca. Dimulai saat masih kelas 2 SD. Waktu itu aku masuk jam 10. Jadi ada waktu lumayan lama untuk ke berkunjung dan membaca di  perpustakaan daerah yang letaknya tidak jauh dari rumah. Hampir setiap hari aku ke perpustakaan. Koleksi bukunya banyak dan aku melahapnya dengan penuh antusias . Hobby membaca terus berlanjut sampai SMP, SMA, kuliah ,kerja bahkan sampai aku berkeluarga. Dari mulai baca/pinjem di perpustakaan, pinjem tetangga, teman, saudara, beli bekas, sampai aku bisa beli sendiri dan punya koleksi buku, hobiku tetep membaca. Rasa ingin tahu akan sesuatu  terpenuhi lewat buku.  Bisa dikatakan pola pikir dan kepribadianku banyak dipengaruhi dari buku yang kubaca. Sekarang disela sela waktu luang aku masih menyempatkan untuk membaca. Dari berbagai macam buku yang kubaca aku lebih suka membaca buku dengan genre fiksi. Karena imajinasi ku seakan bebas terbang mengikuti alur cerita. Sempat terpikir untuk menulis seperti para penulis novel ...

Asep dan biri biri

Asep dan biri-biri Fani paling suka pelajaran bahasa Inggris. Setiap hari Rabu sepulang sekolah dia bercerita tentang pelajaran bahasa Inggris. Macam macam ceritanya, kadang tentang gurunya, kadang tentang bintang yang dia dapat, atau tentang kosakata baru. Tapi sudah dua Rabu Fani tidak bercerita. Emak agak heran tapi tidak bertanya. Maklum lah emak juga sibuk akhir akhir ini. Tugas tugas kantor dan rumah tangga cukup menyita waktunya. Rabu ketiga emak menemani Fani mengerjakan pr. Fani nampak tidak bersemangat "Dek, gimana belajar bahasa Inggris nya?" Tanya emak "Aku gak mau belajar bahasa Inggris lagi" jelasnya sambil membereskan bukunya "Loh. Kenapa?" Tanya emak lagi. "Aku dihukum sama Bu guru".sahutnya, "Aku berantem sama Asep" Fani memang suka usil, dan ini bukan kali pertama dia cerita kalau dihukum oleh gurunya. Tapi tidak sampai males belajar . Pasti ada sesuatu batin emak. Sambil menemani Fani sikat gigi emak me...