Posts

Perawat, Penulis, dan Dermawan yang tangguh

Kembar itu spesial hingga ketika punya teman kembar rasanya senang sekali. Di sekolah tempatku mengajar  ada 4 pasang kembar tahun ini. Di lingkungan kerja aku punya dua pasang rekan kembar. Di dunia tulis menulis aku punya juga. Namanya Ika Yudaningsih dan Ika Yudaningrum. Sebenarnya aku lebih dulu kenal dengan Ika Yudaningsih di dunia kerja. Kami cukup dekat.  Sedangkan perkenalanku dengan Ika Yudaningrum atau biasa disebut  Ummu Arrahma adalah melalui Sosmed. Karena aku dekat dengan saudara kembarnya aku merasa seperti berteman juga dengan kembarannya  Saat aku stalking akunya, aku jadi lebih tertarik lagi. Terutama  karena dia suka menulis dan tergabung dalam komunitas IIDN (Ibu Ibu Doyan Nulis) Darinya aku mengenal dunia literasi di dunia maya. So jadilah kami berteman . Terlahir sebagai putri kembar dari Bapak Juhartono dan ibu Hartati Ika memiliki karakter yang kuat dan berani. Sekolah Dasar dan Menengah dijalaninya dengan lancar di kota Metro. Lal...

Dunia Baru Konstantinopel

Episode 1 Sebuah kapal besar bernama  ODOP milik pengusahaa  ternama di sebuah negeri Mayapada menawarkan program migrasi besar besaran bagi warga negeri literasi. Tentu saja tawaran ini mendapat respon yang cukup baik dari kalangan warga.  Mereka berbondong bondong mendaftar. Beberapa warga yang sudah pernah ikut prgram memberikan testimony. Ada yang memberi semangat, ada yang menakut nakuti dan bahkan ada yang mencibir. Karena menganggap program ODOP adalah program sis sia. Tak berguna. Hanya menghamburkan waktu dan tenaga. Seorang kolega menawariku untuk ikut dalam program itu. Sebagai warga dunia lierasi mendapatkan tawaran seperti in tentunya sangat menyenangkan. Aku membayangkan akan menikmati asiknya bercocok tanam kata diksi dan kalimat lalu menyusunya menjadi sebuah puisi atau naskah naskah sarat makna yang bisa kujadikan bekal untuk ketenangan jiwa yang haus untuk berbagi pada sesama diduniaku. Pada awalnya memang aku sedikit ragu  karena pada ...

Lomba Maskot Kelas

Lomba Maskot Kelas  sebagai  Salah Satu Cara untuk mencintai Budaya Bangsa Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda OSIS MAN 1 Metro mengadakan Lomba Maskot antar kelas . Dalam lomba ini sepasang perwakilan kelas yang dipilih oleh warga kelas tampil mengenakan pakaian adat daerah Nusantara. Lomba diawali dengan Fashion Show.  Peserta berlenggak lenggok layaknya pragawan dan pragawati di catwalk. Setiap pasang tampil maksimal dengan anggun dan gagah. Lalu dilanjutkan dengan presentasi dari masing-masing perwakilan kelas. Dalam presentasi setiap perwakilan kelas menjelaskan secara detail tentang makna dari pakaian adat yang mereka kenakan. Dengan begini siswa terpaksa atau dipaksa memahami makna tersirat dari busana /pakaian adat daerah Nusantara. Penilaian  dewan juri yang terdiri meliputi keserasian dalam berbusana dan pengetahuan tentang busana adat yang dikenakan serta kejelasan cara mempresentasikan. Ada nilai nilai luhur dan makna  yang baik di ...

Mbak Mae dan Kang Broto

Tinggal di kos kosan adalah pilihan yang tidak bisa aku tolak saat harus kuliah jauh di luar kota. Tidak seperti teman temanku yang bisa memilih tempat kos yang bagus dan dekat dengan kampus, aku terpaksa menyewa kamar kos jauh dari kampus karena alasan harga yang murah alias terjangkau untuk ukuran kantong keluargaku. Kadang aku suka merasa kesepian di kos kosan yang letaknya di daerah pinggiran. Tapi setidaknya aku bersyukur orang tuaku masih bisa bayar uang kosan. Untuk mengatasi kebosanan ada beberapa cara yang bisa aku lakukan diantaranya, mendengarkan musik,  baca buku, masak dan memelihara hewan piaraan. Aku punya piaraan sepasang ikan koki warna oranye. Sebenarnya ikan itu pemberian seorang teman yang akan pindah kos. Dia tak punya waktu lagi untuk merawat ikannya karena dia diterima kerja pada sebuah stasiun radio swasta sebagai penyiar. Akhirnya ikan dan aquariumnya diberikan padaku. Aku tentu saja senang sekali. Ikan koki  itu bakal jadi teman ngobrolku. Aku...

Semangat Menulis

Katanya mimpimu jadi penulis Semua yang kamu liat dan rasa langsung ditulis Lah kok ditantang segitu kamu nangis Jangan jangan kamu cuma sok puitis Akhir Oktober 2k19 Sumpah deh ini kali aku rada kedodoran dalam mengikuti komunitas yang satu ini. Komunitas One Day One Post . Bagaimana tidak? Kita di suruh nulis tiap hari. Kalau terlewat terhitung punya hutang. Ih serem. Belum lagi ada tantangan. Dan pekan kni tantangannya amboi Mak.  Selain dapet tantangan kita juga dapet materi dari beberapa mastah di dunia kepenulisan. Materinya daging Mulu. Bener bener mantap dan manfaatnya benar benar terasa bagi akubyg mashi nyubie. Beruntung masuk di mari. Jadi keinget pas mau  daftar dulu Antriannya. panjang. Seleksinya ketat. Bisa masuk sudah Alhamdulillah. Ini kan kali kedua aku daftar. Syukurlah keterima dimenit menit terakhir Selama mengikuti hari demi hari, pekan demi pekan Alhamdulillah lancar walau kadang terlibat hutang. Pernah suami rada naik tensi gegara gak se...

Monik dan Teddy Bear

Sosok di balik kain panjang yang terbujur di hadapanku adalah lelaki yang ku panggil papa. Yang ku cintai sepenuh jiwa. Tapi juga ku benci sampai merasuk ke dalam setiap tarikan nafasku. Aku tak pernah berharap menjadi anaknya. Atau jadi bagian dalam kehidupannya. Tapi aku terpaksa menerimanya demi seorang wanita lemah yang tak punya pilihan selain pasrah dan membiarkan orang lain mengatur hidupnya. ... Permainan hidup menghantarkan ku pada dunia yang kejam. Dunia para pencopet, dan pengamen, peminta minta di jantung ibukota . Dengan kecerdasan atau tepatnya kelicikan dan keberuntungan aku bisa bertahan dalam kelamnya dunia jalanan. Suatu keberuntungan aku bertemu kak Adrian dan bisa belajar di rumah singgah hingga aku bisa kuliah dan menjadi  dokter. Butuh perjuangan yang tidak mudah  untuk meraihnya. Bahkan akupun rela memberikan kemolekanku yang sudah tak utuh lagi hanya demi tercapainya ambisiku. Aku tak perduli. Penolakan Kak Adrian dengan alasan keluarg...

Curcol

Menulis Tak Segampang yang Kau Kira Ikut komunitas menulis memang sesuatu keputusan yang benar bagiku. Aku yang punya mimpi jadi penulis tapi belum bisa konsisten nulis merasa sangat terbantu dengan adanya komunitas ini.  Seperti di odopbatch7 aku berasa punya kawan yang sudah kenal lama. Tantangan demi tantangan harus di hadapi. Walau kadang keteteran  tapi ada suatu dorongan untuk bisa melewatinya dengan sukses. Ada rasa plong dan lega jika berhasil melewatinya. Dari beberapa tulisan aku belum tau benar yang mana yang jadi kekhasan ku. Aku masih menulis sesuai dengan moodku. Saat melihat atau mendengar sesuatu biasanya aku langsung dapat ide tapi saat akan mengeksekusi aku sudah kehilangan mood. Dan akhirnya tulisan hanya jadi draft drfat tanpa finishing. Saat menemukan kesulitan dalam menentukan ending aku suka galau dan kebawa perasaan alias baper. Seperti tantangan kali ini benar benar bikin aku rada puyeng. Kegiatan di sekolah dan di lingkungan benar benar meny...

Lemper Kesukaan Abah

Ku titipkan rindu pada rasa Yang membawaku terbang pada masa Saat kita masih bersama Menikmati kedekatan yang nyata

Biarlah

Mimpiku tentang hujan Selalu saja berakhir tanya Tentang kepastian Antara kau aku dan dia Waktu yang pernah kita lalui bersama Seperti lagu tanpa syair mengalun mengikuti nada Tanpa tanda menuju akhir Kebisuanku hanyalah sebuah benteng Tempat menyimpan selakasa harap Yang tak berujung Kepastian Saat asanya tentang mu menguar mengalirkan perih yang  kutelan dalam amarah berselimut senyuman Aku ingin terjaga Dari mimpi yang melelehkan Lalu menikmati rinainya Bersama pagi 25/10/19, #odopbatch7 BU

Misagi

Image
Saat masih jadi mahasiswa dan tinggal di kos kosan aku termasuk anak kos yang rajin masak. Walaupun yang aku masak hanya masakan sederhana saja. Seperti sayur bening bayam, katu, jagung muda, atau tumis kacang. Untuk lauk telor dadar, telor ceplok tekoe goreng atau ikan asin. Penghematan. Hehehe.Kalau mau makan enak ya pulang ke rumah atau sesekali beli nasi Padang. Yang paling sering ya masak mi goreng atau mi rebus. Terutama kalau ada kuliah pagi. Tapi berhubung perutku bukanlah perut dengan ukuran XL kadang aku sering tidak bisa menghabiskan 1 porsi mi goreng atau mi rebus. Akhirnya sering tidak termakan. Kalau tergesa berangkat kuliah kubiarkan saja mangkok mi di meja kamarku sampai pulang kuliah. Bisa di bayangkan betapa mi rebus itu sudah mengembang. Mau dimakan lagi sudah dingin. Mau di buang sayang. Akhirnya ku tambahkan telur kedalam mangkuk mi lalu ku aduk dan kudadar. Jadilah mi telur dadar. Makannya di cocol saus. Lumayan buat camilan sepulang kuliah sore. Dan aku...